noh masalah cinta-cintaan..
21.8.09
25.5.09
Field Study
*Buat Bu Les*
Tanggal brapa tepatnya pokoknya akhir mei aja. ato kira2 21 mei-an gitu, lupa deh. udah jadi kebiasaan kelas aksel labschool ngadain field study, tempatnya d pondok maos. nah ini laporannya ye, males ngetik ulangnya. hem hem
Tanggal brapa tepatnya pokoknya akhir mei aja. ato kira2 21 mei-an gitu, lupa deh. udah jadi kebiasaan kelas aksel labschool ngadain field study, tempatnya d pondok maos. nah ini laporannya ye, males ngetik ulangnya. hem hem
Seluruh anak aksel 1 (Clabexviixeliant) berkumpul di sekolah pada pukul 08.00 pagi untuk persiapan pemberangkatan field study ke Pondok Maos, Sukabumi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendekatkan diri pada masyarakat dan pelatihan dalam mengatasi berbagai macam permasalahan kependudukan. Sebelum berangkat, tentunya kami berdoa dan mendengarkan beberapa sambutan dari para guru terlebih dahulu.
Tepat pada pukul 09.30, kami menaiki bus pariwisata sebagai sarana ke Pondok Maos. Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam untuk tiba sampai di sana. Pada pukul 12.00, kami sudah tiba di tempat tujuan. Gubuk yang kami tempati adalah Gubuk Rena. Selain gubuk tersebut, masih ada gubuk lainnya, seperti: Kantil, Adipala, Kemiri, dan Gintung. Hal pertama yang kami lakukan adalah pembagian kamar tidur. Terdapat 5 kamar tidur di gubuk Rena; 4 kamar tidur di lantai bawah dan 1 kamar tidur di lantai atas. Semua anak perempuan tidur di lantai bawah, dan laki-laki di lantai atas. Saya, Alvita, Ine, Sevi, Sarah, Sasya, Chaer, dan Fafa menempati kamar yang berkapasitas 8 orang. Shasha, Ratih, Dhyra, Bilqis, Aya, dan Eldisa menempati kamar berkapasitas 5 orang yang terletak di bagian paling belakang di depan kamar mandi. Meutia, Hana, Alandra, Malinda, dan Marsya menempati kamar yang berkapasitas 7 orang.
| pondok maos |
| suasana disana |
| tempat pembuatan batako |
| prosesnya |
Setelah kelompok lain selesai dalam pengumpulan data, kami semua berkunjung tempat penggilingan padi. Tempatnya gelap, jadi saya tidak bisa melihat prosesnya dengan jelas. Suara mesin tersebut sangat bising dan berisik, hal itu membuat saya tidak bisa mendengar tahap-tahap yang harus dilakukan dalam proses penggilingan padi.
Dalam lanjutan permainan ini, kami dibagi menjadi 2 kelompok besar; Kelompok saya adalah kelompok Lawas dengan ketua kelompok Eldisa, dan kelompok lain adalah d’Torix Jabrix dengan ketua kelompok Sarah Alya. Masing-masing kelompok diharuskan membuat yel-yel dan memberi nama kelompok. Setelah itu, kedua kelompok tersebut harus menunjukkan yel-yelnya di depan kelompok lain, atau bisa dibilang unjuk gigi. Tak selang lama, Pak Yusuf dan Pak Sarif (koordinator games psikologi) memberikan setengah tumpuk koran dan memerintahkan kepada masing-masing kelompok untuk membuatnya menjadi pakaian yang akan dipakai untuk fashion show nanti. Kelompok saya (kelompok Lawas) sepakat membuat ikat kepala, baju berpita setengah badan, gelang, cincin emo, dan rok model Jupe (pendek di bagian depan dan panjang dibagian belakang).
Setelah menyelesaikan semua permainan, kami semua diizinkan kembali ke kamar masing-masing. Tidak lupa pula para guru mengingatkan kami agar bangun tepa pada pukul 04.00 untuk menunaikan shalat Tahajud terlebih dahulu sebelum shalat Subuh. Saya, yang biasanya insomnia di rumah justru menjadi anak yang pertama kali terlelap di kamar.
Kami melanjutkan kegiatan setelah sarapan. Pagi ini, kami masih harus melengkapi kekurangan data. Setelah data terkumpul lengkap, kami mulai membuat display dan presentasi. Sampai pukul 11.00 siang, kelompok saya berhasil membuat 5/6 bab untuk presentasi dan telah selesai dalam mendekorasi display.
| pabrik yakult |
| penyerahan tanda terimakasih |
| di pabrik yakult |
| clabex on yakult |
| proses pembuatan display dan presentasi |
| presentasi dan display |
| kelompok saya |
| kelompok cowo saya |
Hal yang harus dilakukan sebelum menanam padi adalah membuat petaknya kira-kira 15x15m. Dalam praktik menanam padi, setengah pergelangan tangan harus masuk ke tanahnya. Saya tidak sanggup untuk melakukan itu. Jadi, hanya dengan tiga ruas jari sajalah saya menanam padi, sungguh memalukan.
Selain dua kegiatan tersebut, masih ada 1 kegiatan lagi yang membuat saya terpaksa melakukannya, yaitu mencari 9 ekor ikan di dalam sawah. Untungnya, saya dapat menemukan ikan-ikan itu dengan mudah. Hanya saja, saya merasa geli apabila harus menangkapnya. Dengan terpaksa, saya berikan ikan tersebut kepada teman lain yang berani memegangnya.
Dari seluruh kegiatan field study selama ini, satu yang paling saya suka adalah berenang bersama teman-teman. Kami semua menikmati kegiatan itu bersama. Penuh canda tawa, kekompakan, dan keakraban. Karena sudah cukup lama saya berenang, saya memutuskan untuk naik flying fox bersama beberapa teman lainnya. Karena ketinggiannya rendah dan nyaris menabrak pohon, saya menjadi kurang bisa menikmati flying fox ini.
Kini tiba waktu kami pulang. Sedih rasanya apabila harus meninggalkan Pondok Maos. Walaupun capek selalu saya hadapi, tetapi berat rasanya untuk mengahkiri sebuah kenangan yang telah dibuat bersama teman-teman.
| di resto apung pinadar |
Begitulah cerita saya selama kegiatan field study ini. Saya sangat berharap kegiatan seperti ini bisa terulang lagi.
27.4.09
Unpredictable
Friday, the 27th
Gila, nyebelin bgt sumpah hari ini! tadinya gue ga niat buat lomba pidato, tapi tetep dipaksa ma SOSO, pdal mungkin lebih berwibawa! pidato gue tu ya.. kurang dari 2 menit, uda gitu bagian yang bagus kelupaan lagi, yang lebih parah kalo ternyata jurinyan tu PA AMIDI ma BU NISA!!!!! aduuhh, malu banget ga sihhh, diliat wali kelas sendiri! matti gua, ga peduli ah, juara berapa. soalnya gue beban ngebawa nama clabex, ntar kalo ga bagus ato ga menang dianggep gimana lagi gue... setress ahh, moreover, batik gua belum diwarnainnn, ah beban. udah ternyata kartul gue banyak yang salah lagi.belum dapet kabar dari om gue gimana yang bener!
*Tapi akhirnya gue menang lho hehe juara 1 pula xp
*Tapi akhirnya gue menang lho hehe juara 1 pula xp
21.4.09
KABAR KRITIS
Omygooooddddddd!!!!!!!! I don't want to hear it. I don't want to know it, I don't want to insight this condition
Pa Uswa said that there will be a freshman from SURABAYA, the city my dad come from. hehe
I'm scared if he's as smart as my other friends, that's enough!!! this mess class is noisy enough, what if he passed the exam and join my class! cuih! 3 new person are enough to be a new member of CLABEX. I don't need anything more.. it's not called ana acceleration class that constain of sooo many students, I've got 25 friend already, I don't need 1 more for join inot my class, usppsss sorry, I thought that my words are so deeeeepppppp, , , ,, , but never mind
Hmmmm, the winner of Mas-mas and Mbak-mbak surabaya, what kind of guy is he? Handsome? Smart? Shame person? or BELAGU like kiki?! huh
Ihope he get in to smabel, not labschool's CLABEX of course, I don't think so hard about it, if he doesn't join into my class, he's smart certainly, but I hope he prefers to choose the regular one instead of the acceleration..
*ohya btw selamat hari Kartini :)*
17.4.09
Detik-Detik Maut
Friday, the 17th
Untung gue kartul uda selese, tapi gue ga pengen dapet 5 besar, masalahnya ntar disuruh presentasi. yang musti masuk tu yaaa.... -Eldisa -Soso -Fafa -Sarah, mreka2 pada disuruh presentasi, ga enak ya... tapi kalo bagi eldisa yang lancar ngomongnya mah nyante aja, hehe maap dis, daripada gue gampang nervous. hahaha-hehehe-hihi. alah gaje. tapi yang paling gue takutin sekarang tuh ulangan agama kemaren, tentang baba ga jelas itu, 4 bab lah pokoknya, gue banyak yang ga ngerti.. taulah paling remed, tapi moga kaga..
Subscribe to:
Posts (Atom)
